SEOUL – Cho Joo Bin menjadi tersangka atas kasus eksploitasi seksual yang dinamai Nth Room. Ia sudah ditangkap departemen cyber kepolisian Metropolitan Seoul sejak 19 Maret 2020.
Saat beraksi, Cho Joo Bin melakukan pendekatan kepada sejumlah perempuan dan anak di bawah umur. Pria 25 tahun ini menawarkan pekerjaan paruh waktu dan memberikan sertifikat.
Setelah mendapatkan informasi dan data diri korbannya, Cho Joo Bin mengancam akan menyebarkan informasi tersebut apabila korban tak mengirimkan foto dan video berbau seksual. Foto dan video tersebut lah yang disebarkan Cho Joo Bin di Nth Room.
Baca Juga:
- Yeonwoo Eks Momoland Difollow Akun yang Diduga Milik Pelaku Nth Room
- Kiwil Berikrar Akan Nikahi Jenazahnya, Meggy Wulandari Menangis
Setidaknya ada 74 perempuan yang menjadi korban eksploitasi dan lebih dari 260 ribu anggota group chat di aplikasi Telegram tersebut. Ratusan ribu pengguna tersebut harus membayar sejumlah uang untuk bisa masuk ke dalam grup dan menikmati konten seksual tersebut.
Mengutip Korea Times, Selasa (24/3/2020), pembayaran dilakukan melalui metode cryptocurrency (mata uang digital). Metode pembayaran ini akan lebih sulit dilacak oleh polisi daripada dengan cara pembayaran lain, seperti kartu kredit misalnya.
Sejauh ini, polisi sedang melacak 124 orang yang terlibat dengan kasus ini, termasuk Cho beserta 17 lain yang sudah ditahan. Namun pengguna yang pertama kali membuat chat room ini masih buron.