JAKARTA - Gaung Powerslaves di era modern bisa saja sudah tidak sekuat dulu. Masa jaya Powerslaves di industri musik rock di era 90-an mungkin sulit mereka ulang kembali.
Namun keinginan para personel Powerslaves untuk mempertahankan eksistensi masih terjaga. Hal itu mereka buktikan lewat kemunculan single Kau dan Aku versi akustik yang belum lama ini dirilis.
Baca Juga: Diiringi Pro Kontra, Powerslaves Tetap Rilis Karya Akustik Perdana
Sayang, karya baru Powerslaves menuai pro kontra. Tak sedikit yang menganggap bahwa Heydi Ibrahim dan kolega mulai kehilangan idealisme bermusik mereka.
Sadar bakal menuai polemik, Wiwiek Soedarno selaku kibordis yang bertanggungjawab dibalik aransemen lagu pun angkat bicara. Menurutnya, pro kontra yang muncul di kalangan penikmat musik Powerslaves justru jadi tantangan tersendiri.