JAKARTA - Lucky Hakim mengungkap sebuah penyesalan saat 28 ikan kuwe jenis Giant Trevally dan 1 bintang laut miliknya mati. Hewan-hewan peliharaannya itu mati karena listrik padam selama lebih dari 8 jam pada Minggu, 4 Agustus 2019.
Baca Juga: Gagal Kembali ke Senayan, Lucky Hakim Banting Setir Jadi YouTuber
"Di akuarium ini sebenarnya ada tombol yang bisa nge-switch dari aliran listrik PLN panel matahari. Tapi pembantu di rumah enggak tahu dan saya juga tidak mengantisipasi kejadian ini," kata Lucky Hakim saat dihubungi Okezone, Rabu (7/8/2019).
Panel matahari, dijelaskan oleh Lucky, bisa berfungsi menggantikan listrik setelah dipindahkan secara manual. "Tidak cukup kuat untuk seluruh rumah, tapi bisa untuk akuarium," imbuhnya.
Selain panel matahari tersebut, penyesalan Lucky lainnya adalah tidak menggunakan gelembung air dengan baterai cadangan. Padahal ia menggunakan alat tersebut di beberapa akuarium lainnya.
"Kecolongan, karena semua akuarium pakai gelembung air. Tapi justru yang air asin ini enggak pakai karena saya pikir sudah mendapat banyak oksigen dari pembuat arus air," jelas Lucky.
Lucky Hakim tak bisa langsung mengurus semua hal tersebut lantaran tengah berada di luar kota saat kejadian berlangsung. "Komunikasi internet sampai telepon terputus dan saya baru tahu 4 sampai 5 jam pas listrik padam," lanjut Lucky.
Kerugian akibat matinya puluhan ekor ikan dan bintang laut dikatakan Lucky mencapai Rp15-20 juta. Namun mantan istri Tiara Dewi itu mengatakan nilai tersebut tidak sebanding dengan perjuangannya merawat mereka.
"Saya pelihara dari kecil dan sampai besar seperti ini. Sedih banget sih," kata Lucky.
Mengenai kabar jika PLN akan memberikan diskon karena padamnya listrik, Lucky Hakim tidak mau banyak mempedulikannya. "Ikan saya juga enggak bisa hidup kembali," ujar Lucky.
Baca Juga: Ngaku Baru Lahiran, Lucinta Luna Perlihatkan Wujud 'Anaknya'
Lucky Hakim sendiri berencana untuk memasak puluhan ikan tersebut. "Paling saya goreng karena kan jenis kuwe yang biasa dibakar. Bisa menyatu dengan saya juga," pungkasnya.
(LID)