"Kami sebenarnya sudah lama ingin membuat lagu religi. Tapi, belum menemukan lagu yang pas, dan belum tahu konsep yang pas lagu religi seperti apa untuk kami bawakan. Lewat perjalanan panjang, dan melalui beberapa tahapan akhirnya kami sepakat untuk mengaransemen ulang lagu Do’a Khotmil Qur’an sesuai dengan genre musik kami,” ujar Sabian pentolan Estudiante.
Meski menghadirkan progressive rock, mereka yakin esensi dari Doa Khotmil Quran tak berubah. Estudiante ingin pesan Doa Khotmil Quran bisa diterima dengan mudah dengan gayanya.
(aln)