"Pernah juga waktu itu aku pulang sekolah masih SD lewat gang kecil. Terus tiba-tiba ada anak-anak laki gitu meluk aku dari belakang. Aduh aku langsung takut, nangis, pulang," kata Jedar.
"Sejak saat itu sudah engak berani lewat situ. Takut ke sekolah, terus kayak pokoknya stres deh," tambahnya.
Soal pemulihan paska trauma, Jedar mengatakan bahwa dukungan orangtua memiliki peran yang sangat penting. Apalagi dari kejadian tersebut dirinya dituntut untuk lebih berhati-hati lagi.
"Ngilangin trauma yang pasti dukungan orangtua sih. Jadi kayak selalu dikasih semangat sama mama, dijelasin terus kayak ya diajarin untuk lebih berhati-hati, jangan sendirian," pungkasnya.
(aln)