"Pasti (pengin buat jera). Karena anak-anak tidak tahu apa-apa. Kasihan mereka dibully," timpal Ussy.
Tak ayal dengan laporan ini, menjadi langkah Ussy untuk tidak memberi ruang pada para akun-akun tersebut untuk berkata semena-mena.
Sandy kembali menegaskan, jikalau memang akun-akun tersebut berhasil ditemukan, bukan tidak mungkin para oknum ini terancam hukuman empat tahun kurungan penjara.
“Pokoknya tidak ada ampun lagi untuk para pelaku ini," tukas Sandy Arifin.
(sus)