“Pengantin remaja yang mempertemukan kita. Di akhir juga kita bermain film Love untuk yang terkahir kali,” lanjut wanita 68 tahun tersebut.
Pada 17 Mei 2008, kecelakaan tunggal yang terjadi di Ngawi, Jawa Timur menewaskan Sophan Sophiaan. Saat itu, Sophan yang merupakan ketua event Jalur Merah Putih terjatuh dari Harley yang ditungganginya.
Beberapa tahun setelah kematian Sophan, Widyawati masih merasa kehilangan separuh jiwanya itu. Sosoknya yang penuh perhatian selalu membekas dalam relung hati wanita kelahiran Jakarta 12 Juli 1950 tersebut.
“Buat saya orang dia (Sophan) yang punya prinsip kuat, tanggung jawabnya luar biasa. Yang paling membuat saya sampai sekarang kehilangan itu perhatian dia luar biasa,” sambungnya.
(sus)