JAKARTA – Yovie Widianto kini memang dikenal sebagai maestro musik Indonesia. Namun tahukah anda jika Yovie juga melalui proses panjang untuk sampai pada 32 tahun perjalanan kariernya?
Baca Juga: Yovie Widianto: Industri Musik Indonesia Harus Belajar dari K-Pop
Perjalanan panjang karier musik Yovi Widianto diceritakan olehnya dalam gelaran press conference menyambut konser Inspirasi Cinta pada 7 November 2018. Yovie berkisah jika dulu, di usianya yang masih remaja, ia juga main piano dari satu tempat ke tempat lain.
“Usia 14 tahun, saya itu udah main di café gitu. Awalnya cuma main, tapi lama–lama saya dibayar, kalau enggak salah sekitar Rp10 ribu,” kata Yovie yang ditemui di Pasific Place, Jakarta Selatan pada Senin, (15/10/2018).
Keseriusan Yovie dalam bermusik ternyata diwujudkannya dalam sebuah kompetisi dunia yang digelar di Taiwan. Saat itu, sepupu Elfa Secioria itu meraih gelar The Best Composer pada Young Star International Festival tahun 1991.
Sayang, meski bergelar juara, Yovie sempat ditentang oleh ayahnya. Beliau menganggap jika profesi sebagai seorang musisi tidak pernah bisa berhasil. “Ayahku bilang, tuh kamu dapat juara aja enggak diakui Negara. Belajar aja yang rajin, nanti jadi dokter,” kata Yovie.
Namun keinginannya untuk menjadi seorang musisi tidak bisa terbendung lagi. Beruntung, sang ibu memberikan support kepada Yovie. Di tengah tentangan sang ayah, ibunda Yovie mengatakan bahwa dirinya adalah penggemar pertama dan akan selalu menjadi seorang penggemar.