JAKARTA – Musik tradisional Indonesia nampaknya tak hanya digemari oleh bangsa lokal namun juga musisi asal mancanegara. Seperti halnya musisi asal Austria Herman Delago yang telah jatuh hati dengan musik Batak.
Kepiawaiannya dalam membawakan musik Batak kini tak perlu diragukan lagi. Bahkan musisi berusia 61 tahun ini telah empat kali berturut-turut menjadi pengisi acara dalam event Festival Musik Internasional Samosir.
Selain itu, pada Bulan September mendatang, Herman juga akan tampil dalam acara Toba Dream bersama musisi Batak Viky Sianipar serta beberapa musisi luar negeri Nadine Beiler dan Kento Friesacher.
Herman Delago sendiri merupakan seorang instrumentalis dan komposer yang berasal dari Universitas Innsbruck, Austria.
Kehebatannya dalam bermusik yang kemudian disandingkan dengan kecintaan terhadap musik Batak, membuat Herman mampu mengemas musik tradisional tersebut menjadi lebih modern.
- Baca Juga: Viky Sianipar Dukung Musisi Muda yang Harumkan Nama Indonesia
Awal ketertarikan Herman dengan musik Batak berawal dari tahun 1995. Saat itu, Herman yang tengah berlibur ke Pulau Dewata mendengar alunan lagu Butet yang terkenal dari Tanah Batak.
Mendengar lagu tersebut, Herman pun langsung jatuh hati. Hal tersebut lantaran ia merasa ada kesamaan melodi musik tersebut dengan musik di negara asalnya.
Dua tahun kemudian, tepatnya pada 1997 Herman pun mengunjungi daerah Sumatera Utara untuk mempelajari musik dari daerah tersebut. Dalam waktu yang relatif singkat, Herman pun mampu menguasai musik dan lagu-lagu Batak.
Pertemuan yang tak sengaja antara Herman dan musisi Batak Viky Sianipar pun ternyata berbuah manis. Dari perkenalan tersebut, mereka pun berhasil menciptakan album bertajuk Tobatak dibawah label BSC Music Jerman.
Tertarik dengan Tanah Batak serta kebudayaan yang ada, Herman Delago pun menemukan tambatan hatinya di daerah tersebut. Musisi kelahiran Tyrol, Austria ini menikahi seorang gadis Batak Boru Sidabutar.
Pernikahan tersebut membuat Herman pun menyandang marga Manik. Kini, musisi tersebut pun dikenal dengan nama Herman Delago Manik.
(edh)