JAKARTA - Pasangan Ustadz Solmed dan April Jasmine baru saja dikarunia anak kembar berjenis kelamin laki-laki, pada Jumat, 4 Mei 2018 kemarin. Meski sudah lahir sejak beberapa hari lalu, pasangan ini baru mengungkap siapa nama dari kedua bayi laki-lakinya tersebut.
- Baca Juga: Ustadz Solmed Menangis saat Dampingi April Jasmine Melahirkan
Ditemui di Rumah Sakit Bunda, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 6 Mei 2018, pasangan yang menikah pada 11 November 2011 lalu menyatakan bahwa untuk menentukan nama dari anak kembarnya, mereka membutuhkan waktu dan sampai melakukan istikharah.
Setelah bermusyawarah dan istikharah, akhirnya kedua anaknya diberi nama Aqil Mahmud Sibahwe dan Mahir Mahmud Syairozi.
"Setelah kami musyawarah, pertimbangkan kami istikharah maka dapat lah nama-nama untuk mereka. Untuk si Kakak yang paling awal lahirnya kami berikan nama Aqil Mahmud Sibahwe. Aqil itu orang yang pintar, yang berakal kemudian Mahmud terpuji, Sibahwe itu kita ambil nama seorang ulama yang sangat ahli di bidang ilmu nahwu," ungkap Ustadz Solmed.
"Kemudian anak kami yang kedua, kami berikan nama Mahir Mahmud Syairozi, Mahir itu anak yang ahli ya kita berharap mudah-mudahan dia punya keahlian khusus atau punya berbagai macam keahlian, Mahmud itu terpuji, Syairozi kita mengambil nama imam Syairozi ini ulama besar ahli di bidang fiqih yang menulis kitab Al Muhadzab.
Mudah-mudahan anak ini nanti menjadi anak yang soleh, yang pintar dan terpuji," sambungnya.
Selain memberi doa dan harapan kepada anak lewat arti nama, sebagai orangtua sekaligus ulama, Solmed tentu memiliki keinginan agar kelak anaknya bisa mempelajari dan mendalami ilmu agama.
Selain itu, ia juga ingin agar disetiap dirinya memanggil sang anak, terdapat doa dan harapan agar kelak keduanya bisa menjadi anak yang cerdas dan memiliki keahlian.
"Ya sebagai orangtua kami berharap agar anak kami ini menjadi anak-anak yang sholeh, cerdas, manfaat hidupnya buat orang banyak, buat agama, bangsa dam untuk dirinya sendiri. Sehingga itulah kenapa dalam pemilihan nama kami sangat-sangat mempertimbangkan dan perlu istikhoroh. Karena di balik nama itu ada harapan yang kita panjatkan setiap kita memanggil," paparnya.
- Baca Juga: Ustadz Solmed dan April Jasmine Sempat Berdebat dalam Pemberian Nama Anak
"Jadi ketika kita panggil, 'Aqil Aqil' itu kita lagi berdoa semoga jadi anak yang pintar yang cerdas. Ketika kita memanggil, 'Mahir Mahir' semoga memiliki keahlian di bidang-bidang tertentu. Jadi itu yang membuat kita agak memberi jeda waktu (untuk memberi nama)," tukasnya.
(edh)