"Setelah kami musyawarah, pertimbangkan kami istikharah maka dapat lah nama-nama untuk mereka. Untuk si Kakak yang paling awal lahirnya kami berikan nama Aqil Mahmud Sibahwe. Aqil itu orang yang pintar, yang berakal kemudian Mahmud terpuji, Sibahwe itu kita ambil nama seorang ulama yang sangat ahli di bidang ilmu nahwu," ungkap Ustadz Solmed.
"Kemudian anak kami yang kedua, kami berikan nama Mahir Mahmud Syairozi, Mahir itu anak yang ahli ya kita berharap mudah-mudahan dia punya keahlian khusus atau punya berbagai macam keahlian, Mahmud itu terpuji, Syairozi kita mengambil nama imam Syairozi ini ulama besar ahli di bidang fiqih yang menulis kitab Al Muhadzab.
Mudah-mudahan anak ini nanti menjadi anak yang soleh, yang pintar dan terpuji," sambungnya.
Selain memberi doa dan harapan kepada anak lewat arti nama, sebagai orangtua sekaligus ulama, Solmed tentu memiliki keinginan agar kelak anaknya bisa mempelajari dan mendalami ilmu agama.
Selain itu, ia juga ingin agar disetiap dirinya memanggil sang anak, terdapat doa dan harapan agar kelak keduanya bisa menjadi anak yang cerdas dan memiliki keahlian.