Tidak hanya mengaku sulit memerankan tokoh Sharifa. Ia juga mengaku bahwa berperan dengan menggunakan dialek Melayu dianggap sangatlah sulit.
Tak hanya sampai di situ, wanita 24 tahun ini mengaku jarak Natuna yang jauh menjadi sebuah kesulitan cukup berarti baginya. Sebab, susahnya sinyal membuat ia menjadi seperti terisolasi saat melakukan syuting.
"Bahasanya susah, dialegnya susah, karena aku belum pernah berdialeg Melayu sebelumnya. Dengar pernah tapi memang kalau buat ngobrol, komunikasi secara fasih belum pernah. Untungnya ada waktu satu bulan, ada latihan juga sama orang asli Natuna. Jadi mulai terbiasa dengan dileg melayu," paparnya.
"Natuna kan sangat jauh dari Jakarta terus memang di situ enggak ada sinyal. Dan tempat kita nginep di asrama memang enggak ada TV. Jadi selama sebulan lebih kita kayak terisolasi gitu. Enggak ada sinyal, enggak ada TV," tandasnya.
(aln)