Kalaupun sang buah hati bermain game, Raffi memberikan jenis game bernilai edukasi untuk melatih psikomotorik dan daya ingat putranya. Dengan demikian, kekhawatiran akan game yang merusak tumbuh kembang putranya bisa sedikit terminimalisir.
"Rafathar belum tahu ya, tapi gua suka membatasi dia untuk bermain, contoh IPad. Tapi dia mulai suka (game), dan sekarang kan game juga ada edukasinya, misalnya menghitung 1 sampai 10, games mengetahui warna, lingkungan sekitar, nama-nama binatang. Jadi, Rafathar gua perkenalkan games seperti itu dulu, belum ke online dan lain-lain," jelas Raffi.
Baginya, dengan memberikan game yang mengandung nilai edukasi membantunya untuk mengajari Rafathar mengenal pelajaran dasar.
"Games edukasi untuk anak tuh bisa membuat mereka cepet juga bermain karena visualisasi dan berinteraksinya," tutupnya.
(aln)