Walau masih belum jelas, tapi agensi Na Eun menduga pelaku adalah orang yang sama dengan peneror A Pink pada periode Juni lalu. Jika tebakan itu benar, maka pelaku berada di luar Korea.
Sepanjang tahun ini, A Pink sudah berkali-kali mendapat ancaman bom. Saat comeback pertengahan tahun ini, grup pelantun No No No itu mendapat ancaman bom dan pembunuhan saat tampil di acara musik dan showcase.
- Baca Juga: Teror Pembunuhan Apink Ternyata Ulah Fans yang Cemburu
Juni lalu saat akan tampil di acara mingguan Music Bank, A Pink mendapat ancaman bom yang membuat polisi harus mengungsikan lebih dari 150 orang. Plan A Entertainment sangat menyesalkan tindakan fans gila tersebut.
(edh)