Bagi Yosi, setiap pengguna Channel Youtube harus bijak dalam menjawab setiap komentar. Karena tak cukup untuk membuat mereka terdiam, sehingga pria berusia 46 tahun itu menghimbau agar tampil secara lebih dewasa.
(Baca Juga: Sudah Meninggal, Lagu Tom Petty Naik ke Nomor 2 Tangga Lagu Billboard 200)
"Enggak lah (baper) karena kalau sudah menyinggung politik pasti kenceng yang komen, yang nyerang, cuma ya kita sebagai konten maker kita harus bisa menjelaskannya dengan dewasa. Kalau enggak mau jawab ya sudah gak usah dijawab. Kalau misal emosi ya jawabannya bisa marah-marah ya mending ga usah. Itu salah satunya, harus siap dengan segala yang macam-macam," paparnya.
"Kadang mereka yang saling membela. Kita gak usah tempur, biar mereka yang tempur. Kalau kita kan ga bisa mengeluarkan kata-kata seperti itu kan ada etikanya lah. Itu juga salah satu alasan kenapa saya belum ingin beegabung dengan partai atau politik. Karena orang akan melihat dari sisi berbeda. Kalau saya bikin video, alah elu bikin video buat pencitraan, beda kan padahal saya bikin video buat Indonesia jadi itu salah satu alasan," tutup personel Project Pop tersebut.
(Baca Juga: Boyong Sederet Penghargaan, Video Musik Taeyang Kembali Raih 100 Juta Views)
(fid)