JAKARTA - Merayakan Idul Adha, diva pop Krisdayanti turut ambil bagian dalam pemotongan hewan kurban di Jami Al-Maghfiroh, Jeruk Purut, Jakarta Selatan, hari ini (2/9/2017). Istri Raul Lemos itu, menjelaskan, pemotongan hewan kurban baru bisa dilakukan hari ini, lantaran kemarin berbenturan dengan salat Jumat.
“Iya, saya dan keluarga, kurban satu ekor sapi dan seekor kerbau. Suami juga tidak bisa menemani karena harus menyelesaikan sejumlah tugasnya di Dili, Timor Leste. Kemarin, kebetulan dia sudah menjalankan kurban di sana,” katanya saat ditemui awak media di Jakarta Selatan.
Sebagai pengganti sang suami, Krisdayanti membawa serta kedua anaknya: Ariannha Amora Lemos dan Kellen Alexander Lemos, untuk melakukan penyembelihan hewan kurban. “Mereka sih antusias banget melihat pemotongan hewan kurban,” ujar pelantun Bidadari tersebut.
Baca juga:
MOVIE FACT: Dari Horor hingga Biopik, Ini 5 Film Rekomendasi Sepanjang September 2017
OKEZONE WEEK-END: Ikut Berkurban, Bilqis Anak Ayu Ting Ting Ketakutan Melihat Sapi
Meski tak ditemani sang suami, Krisdayanti mengaku, tak mengurangi makna Idul Adha baginya. Perempuan 42 tahun itu, mengatakan, melalui berkurban dia belajar untuk berserah diri kepada Tuhan dan tak hanya mengutamakan kepentingan duniawi semata.
“Bagi saya, kurban adalah tentang bagaimana saya bisa selalu berserah kepada Allah. Tentang bagaimana saya tak terlalu mencintai dunia ini, namun juga mengisinya dengan banyak kebaikan,” imbuhnya.
Baca juga:
Berjuang di Industri Kreatif, Rian D'MASIV: Seniman Itu Enggak Ada Kata Stuck
OKEZONE WEEK-END: Kasian, Pemain Dunia Terbalik Ini Tak Kebagian Sate di Lokasi Syuting
Menghadiri acara pemotongan hewan kurban, tak berarti membuat Krisdayanti berani melihat proses penyembelihan. Berkali-kali dia terlihat berteriak kecil dan menunjukkan raut wajah sedih ketika melihat sapi yang disumbangkannya harus disembelih.
“Iya, perjuangan perempuan melahirkan kan juga seperti pertumpahan darah. Tapi kalau melihat sapi disembelih, perasaan saya agak gimana gitu, sedih saja. Tapi ya mau tak mau harus rela dikurbankan. Itu kan juga ungkapan syukur ya,” ujarnya.
(SIS)