Alex (Jake T. Austin) atau si pemilik HP, merasa kesal karena saat ia ingin menggunakan emoticon Meh namun Gene merusaknya dengan mengeluarkan ekspresi lain. Kejadian tersebut pun membawa kekacauan di dalam dunia emoji atau emoticon. Semua merasa panik ketika Alex hendak menghapus semua aplikasi yang ada di dalamnya atau dengan kata lain kehidupan mereka sebagai emoji akan selesai sampai di sana.
Dalam pencarian jati dirinya ini, Gene harus bisa masuk ke firewall untuk diatur ulang kegunaannya agar tidak disebut malfunction lagi. Gene akhirnya bertemu dengan Jailbreak (Anna Faris) dan Hi-5 (James Corden) saat berpetualangan di dunia maya melewati aplikasi-aplikasi seperti Dropbox, Youtube, Facebook, Instagram, atau bahkan permainan seluruh umat, Candy Crush.
Ada banyak kekurangan yang membuat The Emoji Movie. Sebagai film animasi, Emoji seakan tidak tahu pasar mana yang ingin mereka sambangi, apakah anak-anak, remaja, atau sebuah film keluarga. Jika memang mereka ingin mengincar pasar anak-anak, hanya sedikit value yang bisa diambil dari film ini. Secara kualitas hiburan pun, film ini tidak terlalu menghibur baik dari segi cerita maupun komedi yang ditawarkan.
Inti ceritanya sendiri terkesan seperti Inside Out, yang menceritakan semua perasaan yang ada di dalam diri seorang manusia keluar berkelana dan mencari sesuatu. Kurang lebih, ceritanya berputar seperti demikian dan Inside Out dinilai sukses sebagai film animasi anak karena menanamkan banyak nilai berharga yang bisa dipetik oleh anak-anak setelah menontonnya.
Film ini seharusnya bisa dikembangkan menjadi sebuah film yang lebih baik dengan kekayaan karakter emoji yang dimiliki dan cerita yang lebih menarik agar penonton bisa terhibur saat menontonnya.
(aln)