TERHEBOH: Eko Seniman Asal Jogja yang Mendunia

Markus Yuwono, Jurnalis
Rabu 09 Maret 2016 07:30 WIB
Eko Nugroho (Foto: Markus/Okezone)
Share :

YOGYAKARTA - Nama Eko Nugroho mungkin belum dikenal bagi masyarakat luas. Namun seniman yang memiliki studio di Dusun Plurugan RT 11 RW 10 Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul ini sudah mencatat prestasi yang luar biasa.

Ya, desainnya digunakan merek fashion dunia Louis Vuitton. Bahkan, Presiden Joko Widodo menyebutkan Syal karya Eko berjudul Republic Tropis bernilai mencapai US$ 1.000 perhelai.

Eko menceritakan tahun 2011 dan 15 silam diundang pameran di gerai Louis Vuitton, Perancis. Setahun kemudian, ia kembali diundang berpameran di Museum of Modern Art Perancis dalam Sam Art Project selama lima bulan.

"Akhir tahun 2012 dikontak desiner Louis Vuitton, lalu dilanjut pertemuan di Hongkong untuk kerjasama. Saat itu ada tiga orang, Inggris, Perancis dan satunya saya," paparnya.

Saat itu bisa disebut ia mewakili untuk desain asal Asia, saat itu ada seniman asal Hongkong, namun desain darinya dipertimbangkan menjadi Syal.

Menurut dia sebenarnya seniman Indonesia banyak yang karyanya bagus. Namun reaksi dari pemerintah lamban sehingga banyak digunakan luar negri.

"Pemerintah dan masyarakat belum banyak tahu kalau sebenarnya potensi seniman lokal kita tinggi. Tapi belum banyak diperhatikan," tuturnya.

Eko mengaku memiliki darah seni sejak kecil. Sejak umur 5 tahun dirinya sering menggambar di tembok dan buku pelajaran, Saat SMP bakat seninya kembali muncul dan uk ke Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) pada 1993. Setelah dari SMSR orang tuanya yang hanya loper koran, tidak mampu membiayainya kuliah.

Saat itu dirinya mendapatkan hadiah dari kompetisi menggambar. Uangya digunakan mendaftar di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Ia pun aktif mengirim gambar ke koran mingguan di Yogyakarta. "Honornya untuk biaya kuliah. Juga mengurus beasiswa agar tetap bisa berkuliah," katanya.

Awal tahun 2000-an bersama temannya meencetak komik underground daging tumbuh (DGTMB) Bentuknya fotokopian, dan hanya dicetak 50 eksemplar pada edisi pertama. Sampai saat ini sudah edisi 16.

"Ada sekitar 200 halaman tiap edisi," tutupnya.

(fik)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya