JAKARTA - Project Pop memutuskan menempuh jalur indie untuk bermusik. Sederhana, alasan mereka adalah ingin menjaga idealisme. Bahwa idealisme bisa dikawinkan dengan komersialisasi.
"Intinya lebih bebas berkreasi dan bisa lebih belajar untuk memilih single mana yang cocok untuk masyarakat," ucap Oon, dalam peluncuran album Move On Lagi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu 25 Februari 2015.
Musik-musik pop jenaka tetap menjadi jalan bagi Yossi, Tika, Gugum, Udjo, Odie, dan Oon untuk menghibur masyarakat. Lagu Mengapa Mengapa dijadikan andalan dalam album Move On Lagi. Dimana lagu ini dengan penuh percaya diri disebut EDM ala Indonesia.
Bagaimana tidak, sentuhan-sentuhan campursari-koplo menjadi sentuhan yang sangat kreatif. Dipastikan masyarakat akan terhibur. Adakah kesulitan saat membuat lagu itu, apalagi tanpa dukungan label?
"Enggak ada lah ya. Proses rekaman lebih cepat. Yang lebih sulit justru saat membuat video klip Mengapa Mengapa karena ada latihan goyangnya," tutup Oon.
(edi)