JAKARTA - Grup vokal penuh tawa Project Pop kini tak terikat dengan label manapun (unsign), sehingga mereka lebih bisa mengekspresikan membuat karya.
Tidak ada label, apakah grup yang digawangi Udjo, Yosi, Odie, Tika, Gugum, dan Oon itu susah mengenalkan karya baru mereka? Tentu tidak, kita sebelumnya juga tahu mereka adalah orang-orang yang sangat kreatif.
Dengan perkembangan dunia maya yang begitu pesat, mereka memanfaatkan situs jejaring sosial YouTube untuk jadi jembatan karyanya bisa dilihat. Di bulan puasa, grup asal Bandung itu mengenalkan single terbaru yang diberi judul "Sahur Sahur".
Supaya lebih ramai ditanggapi masyarakat, lagu tersebut dibuat gimmick lomba lipsync.
"Lagunya kita launching di YouTube. Kita juga bikin sayembara untuk yang mau bikin video klip lipsync-nya. Hadiah Rp1 juta, ada 3 pemenang. Mayan buat THR," kata Yossie di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu 1 Agustus 2012.
Lagu tersebut merupakan gubahan “Nina Bobo”, lagu anak-anak yang sudah dikenal baik. Yossi yang menciptakan lagunya, padahal dia sendiri seorang nonmuslim.
"Yang puasa, saya, Gugum, Oon, Odi. Tapi yang karang lagunya Yosie. Karena kita sudah tidak bernaung di label, Kita akhirnya woro-woro di Facebook, Twitter, dan YouTube memperkenalkan lagu ini. Yang mendownload lagu kita, legal, gratis," kata Udjo.
Diakui mereka, karena lagu ini hasil dari gubahan, ke depannya ada kekhawatiran tersangkut masalah royalti.
"Sebelum saya mengangkat ini jadi tema lagu, saya search di Google dulu supaya aman. Ternyata pencipta lagu “Nina Bobo” enggak ada, anonim. Jadi aman untuk saya ganti liriknya. Kalau ada penciptanya, pasti kita izin dan bayar royalti," ungkap Yossie.
"Ya nanti kita obrolin. Kemungkinan sih ada nanti ya, enggak apa-apa, kita ngobrol saja," tandasnya.
Grup yang berdiri pada 1996 ini sudah meluncurkan album: Lumpia Vs Bakpia (1996), Tu Wa Ga Pat (2000), Bli Dong Plis (2001), Pop OK (2003), Pop Circus (2004), Six a Six (2007), Top Of The Pop (2008), dan You Got (2009)
(tre)