TAIWAN - Vic Chou yang terkenal lewat drama “Meteor Garden” mengaku sempat stres saat pertama kali mengawali karier di dunia hiburan.
Dengan terang-terangan, aktor yang mulai memelihara kumisnya itu merasa tertekan dan terintimidasi dengan sindiran-sindiran orang yang mempertanyakan kemampuannya sebagai seorang entertaiment.
"Banyak orang melihat saya, terutama di dunia showbiz, ‘Siapa dia? Dia hanya vas bunga cantik'," tutur Vic pada wartawan China, seperti disitat Xi MSN, Rabu (17/8/2011).
Bahkan Vic menambahkan, saat namanya berada dipuncak kesuksesan serta banyak orang yang tidak percaya dengan kemampuannya, saat itu ia merencanakan untuk mundur dari industri hiburan.
"Orang mungkin tidak percaya ketika saya mengatakan ini, ketika saya pertama kali memasuki dunia showbiz, yang kuinginkan adalah meninggalkan industri ini. Saya terus berpikir bagaimana aku bisa keluar dari kontrak dan mengucapkan selamat tinggal pada semua ini," ungkapnya.
Namun banjirnya tawaran yang datang kepadanya, mantan kekasih Barbie Shu itu mengurungkan niat tersebut.
"Saya termasuk orang yang tidak dapat menolak, ataupun melawan dari keinginan saya. Karena saya lebih suka melakukan sesuatu dengan tenang," jelasnya.
Akibat dari beban emosional yang ditahannya selama bertahun-tahun, diakui Vic mengakibatkan depresi yang berkelanjutan dan ingin mengakhiri hidupnya.
"Saya orang yang tidak takut sakit, tapi takut kematian. Tapi ketika saya mengalami depresi, kematian menjadi opsi terakhir hidup saya," akunya.
Vic merasa beruntung memiliki teman yang selalu mendukungnya untuk tetap menjalani hidup meski dalam tekanan.
"Bila kita bertemu dengan orang yang berpikiran positif, pikiran buruk itu akan hilang," tandasnya.
(efi)