JAKARTA - Runner Up Aksi Anak Bangsa, Purwakembar, ngebet pindah ke Jakarta. Namun rencananya itu masih ditunda, lantaran ketiga anak kembar ini harus menyelesaikan sekolah di Purwakarta.
Usai menjadi terbaik kedua di ajang pencarian bakat, sudah pasti kesibukan Nadiya Amanda, Nabilla Adinda, dan Natasya Amelia akan bertambah. Tiga putri pasangan Danny Apriyanto dan Ida Farida Indriyati ini, akan memilih konsentrasi dengan ujian nasional Sekolah Dasarnya terlebih dahulu.
“Ya, setelah ini mereka akan konsentrasi mengejar pelajaran yang ketinggalan dulu. Soalnya sebentar lagi mereka ujian. Sekarang mereka kan kelas enam,” ujar Ida kepada Okezone, ditemui di redaksi Highend, Jakarta, belum lama ini.
Di tengah perbincangan, tiba-tiba mereka mencetuskan pertanyaan kepada ibunda, kapan akan pindah ke Jakarta. “Nanti dulu, kan masih bisa ditempuh Purwakarta-Jakarta,” kilah ibunda.
Kesuksesan Nadiya, Nabilla, dan Natasya mendapat dukungan sepenuhnya dari sekolah mereka di SDN 2 Bundar, Purwakarta. Meskipun sempat ketinggalan perjalanan, namun ketiganya tetap bertekad mengejar pelajaran yang tertinggal.
“Biasanya rangking. Tapi kemarin enggak ada di tulis rangkingnya,” curhat Nabilla.
Grup kembar tiga ini telah berlatih menari sejak usia 9 tahun. Mereka memiliki minat yang sama di tarian daerah.
Minat tersebut diasah lebih dalam di sebuah sanggar tari, yang menurut ketiganya, mereka akan menyumbangkan sebagian hadiahnya sebagai ucapan terima kasih.
Di usia 11 tahun, mereka mengaku telah menguasai lebih dari 10 tarian daerah. Selama di Aksi Anak Bangsa, ketiganya berhasil memukai para juri dengan penampilan tarian Kembang Bandung yaitu kolaborasi antara gerakan tari Jaipong dengan gerakan tari Melayu.
(nov)