JAKARTA - Anda pecinta film-film Crime Scene Investigation (CSI)? Kalau Anda ingin mencoba bagaimana Grissom, Horatio, dan Mac Taylor bekerja, CSI: The Experience hadir di Mall of Indonesia, Jakarta.
CSI: The Experience hadir di Jakarta, sejak 24 Desember 2010 lalu. Ini merupakan eksibisi bertema edutainment yang bertolak dari serial televisi CSI. Sebagai masyarakat awam, Anda ditawari untuk berperan sebagai investigator dan ilmuwan forensik sungguhan, sehingga bisa merasakan bagaimana Catherine, Nick, dan Sara, melakukan investigasi dalam CSI Las Vegas.
Dikembangkan oleh Fort Worth Museum Sains dan history dan di produksi oleh EMS Exhibits, Inc. Serta di bawah lisensi dari CBS Consumer Products, CSI: The Experience akan menggabungkan acara hiburan dengan sebuah teknik nyata yang ilmiah, dan teknik investigasi, seperti menganalisis DNA, sidik jari, forensic antropologi, dan toksikologi.
Wah, sepertinya aparat Polri tercinta juga boleh diundang untuk ikut dalam petualangan CSI: The Experience ini. Bayangkan saja, pengunjung akan memasuki ruangan-ruangan yang akan menjadi tempat petualangan mereka.
Dimulai dari briefing room, yakni pengunjung akan memperoleh penjelasan singkat dari pencipta CSI: Crime Scene Investigation, Anthony E Zuiker. Kemudian, seorang ilmuwan forensik Ron Singer yang akan menjelaskan secara singkat ilmu pengetahuan dapat ditemukan dalam pameran.
Akhirnya, peneliti utama CSI, Gil Grissom, mengenai langkah-langkah dan memperkenalkan dirinya sebagai supervisor di tim CSI.
Ada tiga kasus yang disediakan dalam edutainment ini. Pertama, “A House Collided,” yakni terdapat sebuah mobil dan si pengendara yang mucul melalui ruang tamu di sebuah tempat tinggal di daerah pinggiran kota yang tenang.
Kedua, “Who Got Served”, yakni kasus ditemukannya tubuh seorang wanita muda yang ditemukan dibalik motel, dan ketiga, “No Bones About it”, kasus tulang kerangka manusia tanpa identitas jelas yang ditemukan di padang pasir.
Anda boleh memilih salah satu dan kemudian dimulailah investigasi Anda untuk mencari barang bukti yang tersisa di tempat kejadian perkara. Barang bukti tersebut dibawa ke laboratorium dan dilakukan penelitian.
Dari ketiga kasus tersebut, Anda diminta untuk mencari barang bukti yang tersisa dari tempat kejadian untuk kemudian dibawa ke laboratorium untuk dilakukan penelitian. Dalam laboraturium tersebut, anda diminta menganalisa dengan melakukan beberapa tes seperti DNA tes, finger print test, hingga balistic test, dan mengautopsi korban untuk mencari jawaban atas misteri yang ada.
Akhirnya, Anda diminta untuk memberi laporan dari hasil penelitian dan analisa yang sudah dilakukan sebelumnya serta memutuskan siapa pelaku kejahatan-kejahatan tersebut kepada Gil Grisham, supervisor tim CSI.
Dreamhouse Communication, sebagai penyelenggara event ini berkomitmen kuat untuk mewujudkan program CSI: The Experience di Jakarta, guna memberikan sebuah alternatif hiburan baru bagi masyarakat Jakarta pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Selain menghibur dan mendidik, eksebisi ini dapat memberikan pendidikan Bahasa Inggris untuk anak-anak dan juga memberi pengetahuan tentang profesi investigator dan ahli forensik.
Didukung penuh oleh Mall of Indonesia, sebagai tempat diselenggarakannya acara ini, CSI: The Experience Jakarta sudah dibuka untuk umum sejak Jumat, 24 Desember 2010. Waktu operasional mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB untuk hari biasa, dan pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB untuk akhir pekan.
Harga tiket yang ditawarkan untuk hari biasa Rp100 ribu per orang per kasus, dengan harga terusan sebesar Rp225 ribu per orang. Sedangkan akhir pekan tiket dijual Rp150 ribu per orang per kasus dengan harga terusan sebesar Rp350 ribu per orang. Ada juga paket grup siswa untuk minimal 10 orang dengan harga tiket Rp80 ribu per orang.
Di akhir tahun, ini memang menjadi hiburan dan pengalaman yang menyenangkan, ditambah ini merupakan masa liburan sekolah. Silakan menghubungi Ita di 021-7278 7087.
(nov)