JAKARTA - Mendengar namanya masuk dalam nominasi pemeran wanita utama terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2010, Laura Basuki tak bisa menyembunyikan ekspresi senangnya.
“Senang banget, karena aktingku diapresiasi. Jadi senang, cuma masuk nominasi saja. walaupun nanti enggak menang, itu sudah senang banget,” paparnya ditemui di Dahsyat, RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (3/12/2010).
Setelah memulai debut film Gara-Gara Bola (2008), nama Laura Basuki akhirnya bisa disejajarkan dengan aktris-aktris senior seperti Jajang C Noer dan Titi Sjuman. Untuk masuk nominasi FFI, memang baru kali ini bagi cewek kelahiran 9 Januari 1988 itu.
“Sebelum-sebelumnya di Indonesian Movie Awards,” imbuhnya.
Masuk sebagai nominasi pemeran wanita utama terbaik, membuat Laura semakin semangat untuk menekuni bidang akting. Dia mengaku ingin terus main film yang bagus.
“Jadi aku terus menunggu tawaran-tawaran film yang aku suka. Kalau sebelumnya, aku dapat award sebagai pendatang baru terbaik. Kalau sekarang ada satu peningkatan, karena dapat nominasi pemeran utama wanita terbaik,” urainya.
Laura Basuki menjadi pemeran wanita utama di film 3 Hati 2 Dunia. Dia belum mau berpikir menang atau kalah. Pasalnya, sudah masuk menjadi nominator untuk merebut Piala Citra ini saja, dia sudah berterimakasih.
“Saya enggak mikir menang atau kalah. Lebih berterimakasih atas nominasi ini,” kata dia.
Sebagai seorang artis, adalah merupakan kebanggan jika pekerjaan diapresiasi. Namun apa yang diraihnya ini, bukan semata-mata ingin mendapat penghargaan.
“Pas syuting sih enggak ingat soal penghargaan, tapi memang aku senang akting. Kalau terlalu patok pada itu, aku rasa enggak bisa maju-maju. Yang penting, main film sebaik mungkin dan pakai hati,” pungkasnya.
(nov)