JAKARTA - Wacana tes keperawanan bagi calon siswi SMA di Jambi, dinilai Astrid sebagai tindakan yang melecehkan kaum perempuan.
"Kalau bagi saya pribadi, keperawanan itu masalah yang sangat pribadi. Apalagi, saya perempuan. Sebagai perempuan, terus terang saya merasa dilecehkan kalau aturan itu dibuat," tutur Astrid yang ditemui di FX, Jakarta, Senin (11/10/2010).
Penyanyi yang baru merilis album kedua bertajuk 'Lihat Aku Sekarang' itu beropini, tes keperawanan memiliki dampak psikologis buruk terhadap perempuan yang menjalaninya.
"Seandainya ada yang dites, terus hasilnya enggak perawan. Pasti akan terus di-judge (dihakimi). Kan itu malah merugikan secara psikologis," jelasnya.
Astrid khawatir bila sampai tes keperawanan diterapkan pada calon siswi SMA, nanti akan membuat mereka yang cerdas tapi tidak perawan, tak bisa bersekolah.
"Kalau ada orang yang pintar dan cerdas tapi enggak perawan, berarti dia enggak bisa sekolah dan enggak bisa maju. Sayang sekali," tandasnya.
(ang)