JAKARTA - Andika, vokalis Kangen band, diduga terlibat pemukulan lebih dari tiga kali terhadap Rahmat Fauzi, teman satu kampungnya.
"Yang jelas, saya melihat Andika memukul saya beberapa kali. Jumlahnya kalau tidak salah lebih dari tiga kali," ungkap Rahmat, ditemui di Propam Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/6/2010) sore.
Akibat pemukulan yang dilakukan oleh Andika, Rahmat luka di pelipis, lehernya pun keseleo dan memar.
Kejadian berawal ketika telepon genggam milik Bebe, basis Kangen Band, hilang. "Awalnya, saya menawarkan dagangan kepada Bebe. Setelah Bebe pulang, tiba-tiba dia menuduh saya mengambil barang miliknya yaitu ponsel BB (BlackBerry). Tiba-tiba Andika dan personel lainnya memaksa saya untuk mengakui apa yang tidak saya lakukan sampai Andika lalu memukul saya," beber Rahmat.
Peristiwa itu terjadi pada 29 Mei 2010, pukul 19.30 WIB. Rahmat tidak sempat melakukan perlawanan karena jumlah Andika dan temannya lebih banyak. Tidak cuma dipukuli, duda satu putri ini pun dipaksa menandatangani surat perdamaian.
"Saya harus menandatangani surat perjanjian damai oleh Andika," akunya.
(ang)