Rilis Album Solo Kedua, Icha 'Jikustik' Pede dengan Nama Asli

Novi Muharrami, Jurnalis
Rabu 27 Januari 2010 15:11 WIB
Icha Jikustik. (Foto: Novi Muharrami/okezone)
Share :

JAKARTA - Muncul dengan nama asli Mirza Hakim, basis Jikustik ini merilis album solo kedua dengan titel 'Bintang yang Bersinar'. Sebelumnya Icha juga pernah merilis album pertama yang diberi titel 'Jauh di Sana'.

Album yang diproduksi oleh Icha sendiri berisi 12 lagu, di antaranya 6 lagu minus one. Sebagai seorang pencipta lagu, kali ini Icha ingin menyanyikan lagu-lagu garapannya sendiri. Namun ada satu lagu ciptaan Carlo Saba, yang pernah hits oleh Kahitna dengan judul Setahun Kemarin.

“Awalnya saya mau buat album tapi tanpa promosi. Pasalnya saya selalu menjadi orang di belakang, jadi sulit untuk menjadi frontman,” ujar Icha saat merilis album di Pisa Cafe, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/1/2010).

Salah satu lagu andalan di album keduanya ini adalah Terimalah Maafku (Pujaanku). Lagu yang diciptakan sendiri oleh Icha ini ditulis berdasarkan kisah yang pernah dia alami. Selain lagu itu, ada lagu Bintang yang Bersinar yang menjadi titel album. Dua lagu lainnya adalah Ini Masalah Hati, Tak Sanggup Lagi, dan Kembali Padanya.

“Ini kisah nyata, jadi nyanyinya agak gimana ya,” seloroh Icha usai performing lagu tersebut.

Dalam penggarapan album ini, Icha juga menggandeng musisi Tohpati sebagai produser. Album yang didedikasikan untuk musik Indonesia ini bisa disebut sebagai `pemberontakan` Icha atas musik Indonesia pada saat ini.

“Sebelumnya pernah bekerja sama (dengan Tohpati) di album pertama dan kedua Tohpati adalah salah satu yang masih bertahan dengan musik yang berkualitas,” ungkap Icha.

Di album ini, Icha berkeinginan membawa kejayaan musik era awal 2000an yang menurutnya evergreen. Icha juga termasuk pencipta lagu yang produktif. Sebut saja Rossa, Krisdayanti, Di3va, Sheila Madjid, Bunga Citra Lestari, dan juga Audi.

Sebagai pembetot bass, Icha memang berpotensi menjadi frontman seperti musisi legendaris lain, di antaranya almarhum Chrisye dan Harry Rusli. “Salah satunya Paul McCartney dan aku suka banget dengan karya-karyanya,” ujar Icha.

Album yang diproduksi di bawah bendera label A-Pro, yakni label yang didirikan Icha bersama teman-temannya diharapkan bisa diterima di tengah derasnya lagu beraliran pop melayu. Bahkan Icha sengaja menggunakan nama asli pemberian orangtuanya.

“Alangkah lebih enaknya jika lagu ini disukai bukan karena Icha Jikustiknya,” harapnya.

(nov)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya