DEPOK - Tiga hari setelah Mbah Surip meninggal pada Selasa, 4 Agustus 2009, pemakamannya masih ramai dikunjungi. Sejak malam tadi, di atas makam Mbah Surip terdapat segelas kopi.
"Itu dari anak Zarima, Nikita Juan. Semalam dia datang melayat pukul 21.30 WIB," tutur Asisten WS Rendra, Kalong Hasibuan, di Bengkel Teater WS Rendra, Cipayung, Pancoran Mas, Depok, Kamis (6/8/2009).
Nikita yang masih duduk di bangku sekolah dasar menyempatkan diri berziarah ke makam pelantun Tak Gendong itu dengan satu alasan.
"Waktu ulang tahun Nikita, Mbah Surip tidak sempat datang. Pemberian kopi itu merupakan simbol perasaan kasih sayang karena Mbah Surip suka kopi. Bukan bermaksud mistis," tegasnya.
(ang)