Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Pemerintah Harus Hidupkan Kembali Bioskop Murah"

Elang Riki Yanuar , Jurnalis-Selasa, 22 Februari 2011 |10:27 WIB
Salah satu bioskop murah, 'Mulia Agung Theatre', di Perempatan Senen, Jakarta Pusat. (Foto: Andi Wesal Saladin/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Banyak hal yang harus dilakukan pemerintah untuk membenahi industri perfilman Indonesia. Salah satunya, menghidupkan kembali bioskop bagi orang miskin.

Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) demisioner, Jenny Rachman saat berbincang dengan Okezone, Senin (21/2/2011) malam.

"Kita harus ada jaringan bioskop baru, agar lebih fleksibel dan terjangkau. Pemerintah harus peka dan tanggap dengan segera hidupkan kembali bioskop untuk orang yang tak mampu," pintanya.

Menurut bintang film Gadis Marathon ini, sekarang jaringan bioskop Indonesia didominasi pihak tertentu, seperti 21 Cineplex atau Blitzmegaplex.

"Kalau 21 itukan untuk menengah ke atas dan untuk anak-anak yang mampu. Tapi kalau yang tidak mampu, maka harus diberikan bioskop juga," tandasnya.

Dengan begitu, pemeran Kartini di film R.A Kartini ini yakin kecintaan rakyat Indonesia terhadap film nasional semakin tebal. Namun, Jenny mengingatkan, agar sineas Indonesia memperbaiki kualitas filmnya.

"Kalau semakin banyak orang yang menonton film nasional itukan semakin bagus. Itu bentuk dukungan terhadap karya anak bangsa. Tapi film yang ditontonnya juga harus berkualitas. Jangan film yang tidak bermutu," pungkasnya.

(nov)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement