JAKARTA - Fariz RM buka-bukaan tentang alasannya tak mau lagi merilis album. Ternyata, pencetak hits Sakura ini kecewa dan trauma memasukan lagu ke dalam sebuah album. Kenapa?
"Saya sudah coba berkreasi apapun, tapi yang saya jumpai selalu kekecewaan. Proses kreatifitasnya selalu menyenangkan, hanya kekecewaan penghargaan yang saya dapat," keluh Fariz RM saat ditemui di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta, Selasa (3/8/2010).
Entah hanya perasaannya sendiri atau benar yang dirasa musisi yang sempat tersangkut kasus narkoba ini. Fariz merasa karya-karyanya tak pernah dihargai orang banyak.
"Entah apa karena masalah respect yang tidak saya dapat. Tapi saya trauma karena itu. Saya sudah coba segala macam cara. Saya tidak berani lagi membuat karya karena saya takut sekali. Apa ada yang mau menghargai karya saya," tuturnya.
Melihat rekannya terpuruk, Erwin Gutawa datang mengajak Fariz berkolaborasi membuat album. Ayah dari Gita Gutawa itu berhasil membujuk Fariz supaya membuat karya lagi.
"Terlepas dari semua itu, saya juga orang yang enggak pernah mundur menerima tantangan. Saya sampaikan rasa trauma saya kepada Erwin dan akhirnya dia berhasil membujuk saya," ungkapnya.
Diakui Fariz, dua tahun belakangan ini dirinya selalu mendapat penghargaan karena sumbangsih terhadap musik Indonesia. Namun itu hanya sedikit saja memberinya kesenangan.
"Belakangan ini saya menerima banyak award. Cuma bedanya itu selalu di lifetime achievement, bukan sisi komersialitas karya saya. Meski itu membuat saya senang, tapi hanya sedikit," pungkasnya.
(ang)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri