JAKARTA - Tak ingin nama Peterpan menguap begitu saja seiring pergantian nama mereka tahun ini, Peterpan merilis suvenir kalung dan liontin emas yang diberi sertifikat khusus.
Kalung dan liontin dengan berat 2 gram itu hanya diproduksi sebanyak 50 ribu saja. Kalung dan liontin memiliki kadar emas 42 persen emas putih. Harganya Rp400 ribu. Setiap orang yang membeli mendapat sertifikat khusus dan nomor seri.
"Ide awalnya sebenarnya ingin memajukan industri musik Indonesia. Band luar negeri banyak mengeluarkan merchandise untuk fans atau kolektor. Jadi ini salah satu cara kita mengeluarkan suvenir untuk fans. Inti dari suvenirnya adalah kata-kata yang ada di dalam kalung itu yang diambil dari kutipan judul dan lirik lagu Peterpan," urai vokalis Peterpan, Ariel, di Score Cafe, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2009).
Mengeluarkan suvenir dalam bentuk kalung, Peterpan mengaku memang menyasar fans yang sebagian besar perempuan.
"Yang suka Peterpan kebanyakan perempuan, jadi enggak masalah. Laki-laki juga bisa pakai. Saya saja bukan tipe orang yang suka pakai kalung, tapi saya siasati dengan saya fungsikan sebagai gelang," aku Ariel.
Dengan dirilisnya suvenir tersebut, band asal Bandung itu berharap nama Peterpan tak akan lekang oleh waktu, seperti emas yang selalu abadi.
"Ini semacam kenang-kenangan untuk para pecinta kita. Meskipun tidak seabadi berlian, emas juga simbol keabadian. Kita ingin nama Peterpan abadi di hati orang dan tak gampang hilang, meski sudah tidak ada lagi bandnya," harap Ariel.
(ang)