JAKARTA - Tahun 2026 menjadi tonggak istimewa bagi NAMARINA dalam menapaki perjalanan 70 tahun berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat Indonesia. Usia ini bukan sekadar angka, melainkan simbol ketekunan, dedikasi, serta anugerah.
Dengan penuh rasa syukur, tema “Legacy to the Future” tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga penegasan komitmen untuk terus melanjutkan misi luhur: mendidik generasi muda Indonesia melalui disiplin dan keindahan seni tari.
Memasuki tahun ke-70, NAMARINA dengan bangga mempersembahkan Ballet and Dance School Production (BDSP) 2026 dengan tema “Never Forget, Neverland”, sebuah pertunjukan yang terinspirasi dari kisah fiksi klasik Peter Pan karya novelis asal Skotlandia, J. M. Barrie.
Di malam sebelum ulang tahun yang ke-17, Wendy berada di persimpangan antara masa kanak-kanak dan kedewasaan. Saat menemukan kembali sekantong Pixie Dust yang tersimpan di antara barang-barangnya, ia pun kembali ke Neverland, sebuah tempat yang menyimpan kenangan, keajaiban, dan bagian dari dirinya yang belum ingin ia tinggalkan.
Dalam interpretasi Namarina, Neverland menjadi ruang bagi Wendy untuk kembali bertemu dengan sosok-sosok yang pernah mewarnai masa kecilnya. Mermaid Queen mengajarkan tentang harmoni dan keanggunan, Tinkerbell mengingatkan untuk menjaga kegembiraan, Peter Pan mengajak Wendy untuk tidak kehilangan jiwa kanak-kanak, sementara Tiger Lily menunjukkan kekuatan dan keberanian seorang perempuan. Bahkan Captain Hook akhirnya melihat dan menghormati Wendy sebagai seseorang yang telah tumbuh dewasa.