Pementasan ini diikuti oleh lebih dari 900 murid dan penari pilihan dari lintas generasi, serta disaksikan oleh lebih dari 2.000 penonton yang memadati Teater Besar, Taman Ismail Marzuki. Para penampil berasal dari berbagai tingkat pembelajaran, mulai dari kelas balet dan dance pemula hingga kelas dewasa dan lansia yang kini menjadi salah satu program populer di NAMARINA.
Turut berpartisipasi murid dari Sekolah Masa Kecil dan Kinderu sebagai mitra edukasi, yang berkolaborasi bersama murid NAMARINA dari berbagai cabang.
Pementasan tahun ini juga menghadirkan dua penari tamu profesional, Herdi Muhammad (Mbuy) dan Ricard Zhang dari Inspyro Moves, yang untuk pertama kalinya berkolaborasi dan tampil dalam panggung BDSP. Keduanya turut memerankan tokoh utama dalam pertunjukan, menghadirkan energi dan memperkaya pengalaman artistik para penampil.
Bagi NAMARINA, panggung bukan sekadar tempat untuk menunjukkan hasil latihan, melainkan ruang untuk belajar dan bertumbuh. Para murid tidak hanya mempelajari teknik tari, tetapi juga menumbuhkan nilai kebersamaan, membangun kepercayaan diri, mengasah kepekaan sosial, serta merajut pengalaman artistik yang turut membentuk karakter mereka di masa depan.
Sepanjang perjalanannya, NAMARINA telah menjadi bagian dari perjalanan banyak tokoh lintas generasi mulai dari seniman, inovator, hingga figur publik dan influencer, yang pernah menimba ilmu di institusi ini. Mereka di antaranya Sherina, Agnes Monica, Vicky Burki, Ai Syarief, Galabby, Karina Salim, Triesca Arisandy, Mariska Febriani, dan Jessica Christina. Selain itu, istri Presiden Soekarno, Fatmawati Soekarno Putri, juga pernah menjadi murid dari pendiri NAMARINA. Nanny Lubis.