JAKARTA - Berlliana Lovell resmi melayangkan somasi kepada content creator Amat Jelangskuy imbas dugaan pelecehan seksual secara verbal yang terjadi saat Live di media sosial. Peristiwa itu, menurut sang aktris, membuatnya merasa bingung dan takut.
“Sejak memulai karier di industri hiburan pada 2019, pastilah ada hujatan atau komentar tak mengenakkan aku terima. Tapi semua itu masih bisa aku terima. Biasanya, aku punya pilihan untuk meladeninya atau tidak,” kata sang aktris di Cilandak, Jakarta Selatan.
Namun pelecehan seksual secara verbal yang dialaminya kali ini, diakui Berlliana Lovell, membuatnya ‘kena mental’. Momen itu membuat sang aktris terdiam karena syok hingga merasa trauma.
Sapta Simon selaku kuasa hukum Berlliana mengatakan, somasi yang dilayangkan kliennya kepada Amat Jelangskuy tersebut berlaku selama 3x24 jam sejak dilayangkan pada 15 Oktober 2026.
Jika dalam kurun waktu tersebut, content creator asal Kisaran, Sumatera Utara itu, tidak punya itikad baik untuk datang dan meminta maaf secara langsung kepada sang aktris maka permasalahan itu akan berlanjut ke ranah hukum.
“Jika tidak ada permintaan maaf langsung, maka kami akan membuat laporan polisi. Karena ucapan bernada pelecehan itu, klien kami jadi takut untuk Live lagi. Ini kan mendatangkan kerugian materiil untuk klien kami,” ungkap Sapta Simon.
Di lain pihak, Nanda Persada selaku perwakilan manajemen Berlliana Lovell mengatakan, dampak pelecehan seksual secara verbal yang dialami sang aktris tidak hanya merusak psikisnya namun juga mengganggu kegiatan profesionalnya.
Kondisi mentalnya yang belum stabil membuat Berlliana terpaksa harus membatalkan sejumlah pekerjaannya. “Seperti hari ini, dia sebenarnya ada job. Tapi akhirnya tidak datang karena mengalami tekanan psikis,” tuturnya.
“Artinya apa? Ada kerugian materi dan inmateriil akibat permasalahan ini. Kondisi tersebut seharusnya disadari oleh yang bersangkutan. Jadi, jangan menyepelekan juga. Sekadar minta maaf terus masalah selesai,” tuturnya.