Dari sini, perjalanan Cécil perlahan berubah. Ia bukan lagi hanya dikenal karena membawakan lagu milik orang lain, tetapi mulai memiliki karya yang membuat pendengar datang untuk mendengarkan dirinya.
Babak baru dalam perjalanan Cécil hadir ketika dirinya bergabung dengan Sony Music dan merilis single debut profesional Djakarta bersama Diskoria dan Laleilmanino.
Kolaborasi tersebut mempertemukan energi hip-hop yang dibawa Cécil dengan karakter musik Diskoria dan Laleilmanino yang memiliki pendekatan pop, elektronik serta elemen lokal.
Djakarta kemudian menjadi pertemuan berbagai warna musik dalam satu karya yang mengangkat Jakarta. Bagi Cécil, kolaborasi tersebut sekaligus memperlihatkan kemampuannya bergerak lebih luas dari satu genre maupun satu scene.
Cécil tidak harus memilih antara menjadi rapper atau masuk ke kultur musik yang lebih luas. Justru pertemuan berbagai dunia tersebut mulai membentuk identitasnya sebagai seorang artist.
“Hip hop itu saya kenal sejak 2019, 2020. Saat saya menulis lagu, banyak energi yang tersalurkan. Di hiphop, banyak lirik yang membuat energi saya lebih terfokus dan padat,” ujar Cécil dalam wawancara beberapa waktu lalu.