"Tetap optimis, tetap berdoa, karena bagaimana pun juga ini adalah negara kita tercinta," lanjutnya.
Meski demikian, Dimas tidak menutup mata terhadap realita yang ada. Ia mengakui masih banyak "pekerjaan rumah" (PR) besar yang harus dibenahi oleh pemerintah maupun masyarakat, terutama dari sektor ekonomi dan stabilitas politik.
"Yang masih layak diperjuangkan, yang harus kita pertahankan adalah optimisme kita sebagai warga negara. Yang harus diperjuangkan itu banyak sih, dari segi ekonomi, politik, khususnya itu," tegasnya.
Menariknya, meski dalam film terbarunya Dimas berperan sebagai sosok personel TNI yang tangguh dan disiplin, hal berbeda justru terlihat di kehidupan sehari-hari.
Pada momen 17 Agustus, Dimas mengaku bukan tipe pria yang hobi terjun langsung dalam perlombaan tradisional di lingkungan rumahnya.