Micha menambahkan, hingga saat ini Jakarta telah tercantum dalam jadwal tur resmi YE sebagai satu-satunya kota di Asia Tenggara.
"Sampai saat ini, Jakarta telah tercantum dalam jadwal tur resmi YE sebagai satu-satunya kota di Asia Tenggara. Ini menjadi penegasan penting bagi para penggemar bahwa konser ini adalah bagian dari rangkaian resmi tur YE dan sedang dipersiapkan secara serius. Bagi kami, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kapasitas Jakarta dan Indonesia dalam menghadirkan pertunjukan live entertainment berskala dunia," katanya.
Hal senada disampaikan Dewi Gontha dari Big Jar. Menurutnya, Indonesia memiliki pasar, infrastruktur, dan basis penggemar yang siap menjadi tuan rumah konser internasional sehingga masyarakat tidak perlu lagi selalu bepergian ke luar negeri untuk menyaksikan artis dunia.
"Indonesia memiliki basis penggemar musik yang sangat besar dan antusiasme yang terus berkembang terhadap konser internasional. Kami percaya Indonesia memiliki pasar, infrastruktur, dan audiens yang siap menjadi tuan rumah bagi pertunjukan kelas dunia, sehingga para penggemar tidak perlu lagi selalu bepergian ke luar negeri untuk menikmati konser artis internasional. Kami berharap YE LIVE IN JAKARTA 2026 dapat menjadi salah satu momentum yang semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi penting dalam peta industri live entertainment global," ujarnya.
Untuk mewujudkan visi artistik YE, konser ini akan menghadirkan Globe Stage, konsep panggung ikonik dengan instalasi 360 derajat berskala raksasa yang memungkinkan pertunjukan dinikmati dari berbagai sudut stadion sekaligus menempatkan penonton di pusat pengalaman konser.
Selama lebih dari dua dekade, YE dikenal sebagai sosok yang terus mendorong batas dalam musik dan budaya populer. Selain sebagai musisi hip-hop, ia juga dikenal sebagai fashion designer, creative director, dan global cultural icon yang memberi pengaruh besar pada dunia fesyen, seni visual, dan industri kreatif.