"Awalnya iya (sedih), tapi akhirnya saya mencoba untuk... setiap kejadian kan pasti ada hikmahnya. Saya cuma nyari-nyari, 'Oh mungkin ini salah satu hal yang memang Allah mudahkan saya untuk bisa membersihkan harta'," ujar Tantri Kotak kepada awak media.
Penyanyi kelahiran Tangerang ini menambahkan bahwa wejangan dari orang-orang terdekat sangat membantu proses penyembuhan mentalnya. Ia merasa bahwa ujian ini memang harus dilalui sebagai bagian dari perjalanan hidup.
"Jadi memang beberapa guru-guru saya, teman-teman saya juga mengingatkan ya mungkin ini salah satu hal yang memang harus dilewatin dan bisa jadi ini salah satu yang bisa membersihkan harta dan lain-lain, jadi ya ya udah. Saya belajar banyak dari kasus ini," tuturnya.
Meski demikian, Tantri menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan. Ia juga sudah melayangkan laporan polisi bersama korban-korban lainnya demi mendapat kepastian hukum.
"Untuk urusan manusiawinya insya Allah saya bisa mengikhlaskan, tapi kalau untuk urusan hal-hal yang seperti ini, saya nggak kepengen sebenarnya korbannya makin banyak gitu. Karena ternyata yang laporan ke saya tuh 2017 tuh mereka sudah menjadi korban," tegas Tantri.