Kegiatan ini disambut antusias masyarakat karena memberikan manfaat langsung, sekaligus memperkuat kepedulian sosial di wilayah perbatasan.
Bobon Santoso menyampaikan kebahagiaannya dapat hadir langsung di tengah masyarakat Sajingan Besar. Menurutnya, Masak Besar Kuali Merah Putih tidak sekadar kegiatan kuliner, melainkan sarana berbagi dan menanamkan nilai kebangsaan.
“Hadirnya Masak Besar Kuali Merah Putih di sini diharapkan dapat memberikan dampak dan manfaat bagi seluruh masyarakat. Saya sangat senang bisa berada langsung di kawasan perbatasan dan berbagi kebahagiaan bersama warga,” ungkap Bobon.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan seni dan atraksi budaya Dayak dari Kelompok Adat Tariu Borneo Bangkule Rajank (TBBR), yang menegaskan kekayaan budaya lokal sebagai bagian dari identitas nasional.
Sebagai wujud kepedulian lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon matoa di area Pasar Wisata PLBN Aruk, yang dilakukan secara simbolis oleh unsur Forkopimda, TNI, Bobon Santoso, dan Kepala PLBN Aruk.