JAKARTA - Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing mulai memukul industri kreatif, termasuk dunia musik.
Kepada iNews Media Group (IMG), manajer sekaligus bassist The Changcuters, Dipa Nandastyra Hasibuan mengakui bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini memberikan tekanan berat bagi para musisi.
Dipa menyebut ketergantungan musisi terhadap barang impor menjadi kendala utama ketika mata uang asing menguat.
"Kondisi ekonomi Indonesia saat ini memang sedang mengalami tekanan pasar global yang berat. Ini juga berpengaruh ke ranah kita sebagai musisi dan ekosistem musiknya sendiri," ujar Dipa saat dihubungi pada Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, hampir seluruh penunjang aksi panggung musisi dibeli menggunakan mata uang asing. Hal ini otomatis membengkakkan biaya operasional.