Menariknya, inspirasi Risa dalam membangun image juga datang dari dunia K-Pop dan kultur pop modern yang kini begitu dekat dengan anak muda. Dia mengaku cukup sering memperhatikan bagaimana para idol muda membangun karakter visual mereka di atas panggung.
“Aku suka banget lihat style artis K-Pop. Menurut aku Naykilla juga keren banget. Aku pengen tetap tampil muda dan punya gaya aku sendiri walaupun musik yang aku bawa klasik dangdut,” ungkapnya.
Tak hanya soal penampilan, Risa juga melihat bagaimana musik pop Korea mampu membuat genre lokal mereka diterima luas oleh generasi muda di berbagai negara. Dari situ, dia percaya dangdut juga memiliki peluang yang sama jika dikemas dengan pendekatan yang tepat.
Di saat banyak musisi muda memilih mengikuti tren pop modern, langkah Risa mempertahankan dangdut klasik justru terasa menarik. Dia sadar jalur yang dipilih bukan yang paling mudah, namun tantangan tersebut menjadi sesuatu yang ingin dibuktikannya.
“Aku pengen cari cara supaya orang-orang seusia aku bisa merasa kalau dangdut klasik itu keren, bukan sesuatu yang terdengar tua,” lanjutnya.
Perlahan namun pasti, Risa Amel kini tengah membangun identitas baru di industri musik Tanah Air. Dia ingin menghadirkan dangdut klasik dengan wajah yang lebih muda, lebih modern, namun tetap memiliki akar kuat pada karakter musik Indonesia.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri