JAKARTA - Chaeroel resmi bergabung bersama Sony Music Entertainment Indonesia. Resmi bergabung dengan label besar, Chaeroel memiliki harapan besar untuk membawa musik elektronik dangdut miliknya semakin dikenal luas.
“Pengen bisa manggung di tempat-tempat event yang besar gitu, biar bisa lebih dikenal banyak orang. Orang-orang harus tau musik elektronik dangdut,” ujar Chaeroel saat diwawancara.
Seperti diketahui, pencapaian Chaeroel sepanjang 2026 pun terbilang fantastis. Seluruh lagunya berhasil mengumpulkan lebih dari 24 juta stream di platform musik digital. Salah satu karya yang paling melejit adalah Masa Lalu dengan raihan 11 juta stream dan terus bertambah setiap harinya.
Tak hanya itu, Chaeroel juga berhasil memiliki 2,4 juta pendengar dan menjadi artis nomor satu bagi 34 ribu penggemarnya.
Kesuksesan tersebut membuat Chaeroel tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Dia mengaku tak menyangka perjalanan musiknya bisa berkembang sejauh ini.
Sebelumnya, nama Chaeroel mencuri perhatian di industri musik digital. Musisi muda tersebut mendadak viral berkat lagu-lagunya yang ramai digunakan dan didengarkan di berbagai platform musik hingga media sosial mengusung genre hiphop.
Di balik kesuksesannya saat ini, Chaeroel ternyata memulai perjalanan musik secara otodidak. Dia mengaku awalnya terinspirasi dari seorang komikus yang juga membuat musik.
“Dulu kan aku komikus, jadi aku tau komikus yang bikin komik tapi dia juga bikin lagu. Jadi dari situ kayak, wah gue pengen nih kayak dia nih, dia bikin komik tapi bikin musik juga, unik nih,” ujar Chaeroel.
Chaeroel kemudian mulai belajar membuat musik menggunakan berbagai aplikasi digital dari ponsel hingga laptop. Semua proses tersebut dia pelajari sendiri secara perlahan.
“Aku mulai nyoba-nyoba kayak DAW-DAW, tapi pas dulu masih pake HP gitu, masih pake aplikasi caustic. Ntar pelan-pelan geser ke FL Mobile, Apple Studio Mobile, nanti baru nyoba ke Apple Studio yang versi di laptopnya,” katanya.
Menariknya, Chaeroel mengaku tidak memainkan alat musik secara langsung. Seluruh instrumen dalam lagunya dibuat menggunakan virtual instrument.
“Gak bisa (main instrumen), jadi semuanya virtual instrument semua,” ujar Chaeroel.
Untuk urusan inspirasi musik, Chaeroel banyak terpengaruh oleh musisi EDM dunia seperti Alan Walker dan Marshmello.
“Inspirasi bikin musik itu dari artis-artis kayak Alan Walker, Marshmello, artis-artis EDM lah,” katanya.
Popularitas Chaeroel juga tak hanya terjadi di Indonesia. Lagu-lagunya berhasil didengar hingga ke berbagai negara seperti Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.
Menariknya, Chaeroel juga memperkenalkan identitas musik yang dia sebut sebagai “2026ELECTRODUTMUSIC”. Gaya tersebut menjadi ciri khas unik dalam karya-karyanya yang energik dan mudah melekat di telinga.
Belum lama ini, Chaeroel kembali merilis lagu terbaru berjudul Masa Depanmu Pt 2. Lagu tersebut hadir dengan nuansa hiphop kontemporer yang terasa dekat dengan selera pendengar Gen Z.
Kehadiran lagu tersebut langsung dibanjiri pujian dari netizen di media sosial.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri