JAKARTA - Perseteruan antara asisten rumah tangga (ART) bernama Herawati dengan mantan majikannya, Erin Wartia, semakin memanas. Kali ini, Hera menbantah tegas dituding yang menyebut dirinya lancang karena telah mengenakan pakaian milik putri Erin, Arlova Carissa Taulany alias Lova, tanpa izin.
Hera menegaskan bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar. Menurutnya, baju yang ia kenakan dalam unggahan media sosial merupakan miliknya yang sudah dibeli jauh sebelum bekerja di rumah Erin Wartia.
"Kalau masalah baju, saya paling enggak terima. Ini jelas fitnah. Itu baju saya. Saya berani disumpah, itu baju saya," tegas Herawati dalam komferensi persnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu, (9/5/2026).
Tim kuasa hukum Hera, Ernest Hasibuan, pun menunjukkan bukti berupa foto digital yang menunjukan kliennya sudah mengenakan baju tersebut sejak bulan Februari. Padahal, Hera baru mulai bekerja dengan Erin pada 30 Maret lalu
"Klien kami sudah memakai baju yang sama di tanggal 15 Februari. Yang di mana di bulan Februari ini, klien kami belum bekerja di sana. Klien kami bekerja di sana di tanggal 30 Maret sampai 28 April," ujar Ernest Hasibuan sembari menunjukkan bukti foto di ponselnya.
Selain masalah baju, Hera juga mengklarifikasi soal tudingan menyebarkan data pribadi karena mengunggah foto bersama anak-anak majikannya.
Hera mengaku telah meminta izin kepada anak-anak Erin untuk melakukan foto bersama.
"Saya kan foto sama Mas Kenzy sama Mas Dyo, kan lihat sendiri kan ekspresinya enggak ada marah kan. Saya juga izin, minta foto. Niat saya hanya pengin konten dan caption saya itu hanya buat lucu-lucuan, bercandaan aja," ungkap Hera.
Menanggapi laporan pihak Erin terkait pelanggaran UU Perlindungan Data Pribadi (PDP), pihak kuasa hukum Hera menilai tuduhan tersebut salah sasaran.
Menurut mereka, foto isi rumah hingga kendaraan milik sang majikan tak termasuk kategori data pribadi yang dilarang oleh undang-undang.
"Jenis-jenis data pribadi itu apa? Jelas kaitan dengan KTP, KK, NPWP, ijazah, rekam medis. Tidak ada foto rumah, foto pagar, itu bukan data pribadi. Sama sekali bukan data pribadi," kata Natalius Bangun selaku tim kuasa hukum Hera lainnya.
Di sisi lain, Hera tetap fokus pada laporannya terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Erin Wartia. Ia mengaku sempat dipukul menggunakan gagang sapu hingga dicakar saat mencoba menyelamatkan diri dari rumah tersebut.
"Dia (Erin) sudah narik-narik baju saya, nyekik, tangan satunya nyekik leher saya. Saya teriak di situ minta tolong," pungkas Hera.
Sebagai informasi, kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan Hera terhadap mantan istri Andre Taulany tersebut masih diproses di Polres Jakarta
Selatan.
Pihak pelapor pun menyatakan menutup pintu damai dengan Erin Wartia dalam proses hukum tersebut.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri