Ide menghadirkan dua persona ini muncul dari situasi tak terduga. Bunga Reyza mendapat dua tawaran proyek musik dengan karakter yang sangat berbeda, namun keduanya sama-sama menarik.
“Awalnya adalah muncul dua tawaran dengan vibes yang sangat berbeda, tapi dua-duanya suka,” jelasnya.
Alih-alih memilih salah satu, ia justru melihat peluang untuk menjalankan keduanya sekaligus.
“Akhirnya di situ aku mikir kayak kenapa harus milih, kenapa gak dijalanin aja dua-duanya dengan persona yang berbeda gitu,” tambahnya.
Keputusan ini menjadi titik awal lahirnya Mingse sebagai identitas baru dalam bermusik.
Perbedaan paling mencolok antara Mingse dan Bunga Reyza terletak pada karakter dan pembawaan di atas panggung.