Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belajar dari Kasus Pelecehan Seksual FHUI, Dokter Tirta: Jangan Biasakan Bercanda Mesum

Ravie Wardani , Jurnalis-Rabu, 15 April 2026 |11:30 WIB
Belajar dari Kasus Pelecehan Seksual FHUI, Dokter Tirta: Jangan Biasakan Bercanda Mesum
Belajar dari Kasus Pelecehan Seksual FHUI, Dokter Tirta: Jangan Biasakan Bercanda Mesum. (Foto: Instagram/@dr.tirta)
A
A
A

JAKARTA - Dokter Tirta turut mengomentari skandal grup chat mesum yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI). Dalam cuitannya di X, Tirta menyarankan untuk tidak membiasakan candaan kelewat batas.  

“Hikmah yang bisa diambil dari kasus yang lagi ramai adalah tolong biasakan jangan bercanda mesum. Karena candaan itu akan menjadi kebiasaan yang dibawa terus menerus sampai dewasa,” ujarnya dikutip dari akun X @tirta_cipeng, pada Rabu (15/4/2026).

Dokter sekaligus influencer kesehatan itu menegaskan agar tidak menormalisasi guyonan berbau cabul karena kelak bisa ditiru anak. “Kalau ng*cengan itu dikontrol. Bukan disalurkan di mana-mana. Otak kok isinya begituan doang,” imbuhnya. 

Dokter Tirta FHUI
Belajar dari Kasus Pelecehan Seksual FHUI, Dokter Tirta: Jangan Biasakan Bercanda Mesum. (Foto: X/@tirta_cipeng)

Cuitan Tirta tersebut kemudian ramai dikomentari warganet. Akun X @sal***tii misalnya menilai, memiliki pikiran mesum sebenarnya hal normal. Yang membedakan adalah sebaik apa seseorang bisa menyaring apa yang harus diucapkannya. 

“Karena enggak semua hal yang ada di pikiran lo harus diucapkan, termasuk di personal chat dan group chat,” ujar warganet tersebut.

Akun @Lo****837 menambahkan, “Tadi lihat ada cowok yang bikin tweet supaya tidak menormalisasi candaan mesum di tongkrongan. Eh, masih saja ada yang balas ‘enggak usah sok suci’. Ya minimal kalau punya otak kotor tuh dikeep sendiri saja.”

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement