Keduanya kemudian melangsungkan pernikahan secara siri sekitar tahun pada 2020 silam. Selama berumah tangga, Dian menyebut bahwa adiknya sempat mengalami tiga kali keguguran.
Ia menduga insiden itu akibat beban psikis atau stres yang dialami Anggi.
Konflik mereka mulai memanas ketika Anggi bekerja di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai juru masak. Pelaku diduga merasa cemburu karena Anggi memiliki banyak teman kerja pria dan sering pulang larut malam.
"Dia cemburunya di situ, dikiranya dia sudah nggak ini sama si orang ini (pelaku) gitu. Jadi ada percekcokan terus," jelas Dian.
Puncak perselisihan terjadi pada Februari lalu tepatnya di momen Nisfu Sya'ban. Saat itu, pelaku melontarkan kata talak kepada Anggi hingga melakukan aksi nekat di depan keluarga.