Julianus lalu memastikan bahwa kliennya akan kooperatif baik menghadapi pemeriksaan atas laporannya maupun dari Doktif.
Namun, pemeriksaan belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena sang selebgram saat ini masih menjalankan umrah di Tanah Suci.
"Klien kami dijadwalkan memberikan keterangan setelah kembali ke Indonesia. Kemungkinan besar pemeriksaan akan berlangsung pada awal April 2026 mendatang," tutup Rafi.
Seperti diketahui, konflik ini bermula saat Doktif dan Shella sama-sama menghadiri sebuah acara di kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Jakarta, pada 17 Januari 2025.
Namun, hubungan mereka memanas berubah akibat sebuah ulasan negatif Doktif terhadap produk kecantikan Shella melalui siaran langsung di TikTok.
Dalam kontennya, Doktif menyoroti produk tersebut yang dinilai tidak layak edar lantaran tidak mencantumkan informasi krusial seperti komposisi produk, izin edar, hingga tanggal kedaluwarsa.