JAKARTA - Komika Pandji Pragiwaksono membeberkan rencana pertunjukan stand-up comedy spesialnya yang bertajuk Mens Rea akan diadaptasi ke dalam bentuk buku.
Rencananya, buku tersebut akan diluncurkan pada April 2026 mendatang. Tak hanya sekadar memindahkan materi panggung ke tulisan, Pandji menyebut buku ini bakal mengulas lebih dalam komedi tentang politik yang ia bawakan.
"Iya betul, Mens Rea akan hadir dalam bentuk buku. Yang kelihatannya akan hadir di bulan April. Mens Rea akan hadir dalam bentuk buku yang akan rilis sekitar bulan April," ujar Pandji Pragiwaksono saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan belum lama ini.
Bekerja sama dengan penerbit Bentang Pustaka, Pandji tak sungkan membeberkan isi buku tersebut.
Ia ingin masyarakat memahami pondasi dari setiap banyolannya di atas panggung lewat sebuah tulisan.
"Isinya adalah naskah dari joke-nya dengan data dan fakta yang mendasari joke-nya dan pendapat saya akan joke tersebut. Itu diterbitkan sama Bentang Pustaka. Moga-moga bisa dinikmati seluas-luasnya oleh masyarakat Indonesia," tuturnya.
Bukan tanpa alasan, Pandji meluncurkan buku ini karena ingin memberikan ruang literasi bagi argumen-argumen yang ia bangun dalam pertunjukannya.
"Biar lebih dari sekadar materi pertunjukan ya, lebih daripada sekadar acara lawaknya, orang memahami argumen-argumen di balik joke yang ada di Mens Rea," tambah Pandji.
Lebih lanjut, Pandji menampik jika buku ini dibuat hanya sebagai bentuk pembelaan diri atas keriuhan yang belakangan timbul. Baginya, buku ini adalah penjelasan sudut pandang pribadi sebagai seorang komika.
"Kenapa Pandji bikin pertunjukan ini, apa yang dimaksud dengan kalimat ini, itu semua dijelaskan di buku tersebut," jelasnya.
Meski materi Mens Rea sempat memicu diskusi hangat di media sosial, Pandji mengaku tidak trauma jika nantinya ini kembali memicu pro dan kontra.
"Jangankan yang ini, yang di Netflix juga nggak kenapa-kenapa sebenarnya. Karena kan semua orang boleh untuk punya pendapat," tegas Pandji.
Ia berharap buku ini nantinya bisa menjadi jembatan komunikasi agar tidak ada lagi salah tafsir mengenai materi-materi komedinya yang dikenal tajam dan berani.
"Saya malah berharap buku ini bisa membantu memberi kejelasan aja di antara masyarakat sehingga nggak perlu lagi terjadi kesalahpahaman," pungkasnya.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri