Kendati demikian, insting bermusik pria berusia 67 tahun ini tetap menyala sehingga bisa menghasilkan karya-karya baru yang siap diperdengarkan kepada publik.
"Semua ide-ide lagu itu, ide nada itu ada di kepalanya, berputar-putar di kepalanya," jelas Deolipa.
Soal kebebasan Fariz, Deolipa Yumara menyebutkan hal ini dilihat dari hitung-hitungan kalender masa hukuman sang klien.