Lebih lanjut, Andri mengaku mengetahui adanya peredaran narkoba di Rutan Salemba. Menurut keterangannya, di rutan tersebut terdapat beberapa bandar (yang disebut sebagai pohon) dan apotik (anak buah dari bandar).
"Narkotika di Salemba ada beberapa pohon (bandar). Dari masing masing pohon ada anak buah atau apotek," ujar Andri.
"Ketika saya pertama ke Salemba pohon cuma satu, September ada video viral di tiktok, menunjukkan ada peredaran narkoba akhirnya pohon dan anak buahnya dimasukin ke sel dan diterbangkan. Satu bulan kemudian muncul beberapa pohon,"tambahnya.
Andri bahkan membeberkan insial bandar yang ia kenal yakni D dan T.
Kendati demikian, Andri mengaku tidak pernah melihat Ammar Zoni memiliki barang haram tersebut.